Minggu, 13 Mei 2012

Share : Menjalankan Bisnis MLM untuk Pemula [2]


Menjalankan sebuah usaha, termasuk menjalankan bisnis MLM memiliki tujuan akhir untuk sukses, dalam pengertian usaha yang dijalankan akan menghasilkan uang sesuai denga keinginan atu harapan kita. Setiap usaha dalam pelaksanaanya selain perencanaan akan memerlukan MODAL. Sekecil apapun MODAL sangat dibutuhkan untuk menginisialisasi dan menjalankan sebuah usaha.

Sehingga untuk masuk ke dalam sebuah usaha MLM, yang harus dipikirkan adalah kesiapan modal anda, baik modal niat, kemauan dan yang terpenting adalah modal berupa uang. Anda harus menyiapkan modal, yang dalam dunia bisnis disebut sebagai CAPEX dan OPEX. (untuk memulai bisnis tanpa uang, tunggu artiikel yang akan datang).
      
      1.       Pencarian Modal/Pengumpulan Modal
Apabila anda belum memiliki modal, jangan coba – coba untuk bergabung dengan sebuah MLM! (SERIUS!!!). Yang perlu anda lakukan adalah segera menyiapkan modal. Cara yang paling mudah adalah menyisihkan dana dari penghasilan kita saat ini, dan MENABUNG.
Cara menabung yang bisa dilakukan bisa secara konvensional, misalnya menggunakan celengan atau menabung di bank (dan jangan menggunakan ATM, karena akan menggoda anda untuk menggunakannya jika ada keperluan).

Cara menabung yang lain yang lebih baik juga sekarang tersedia, misalnya tabungan perencanaan atau tabungan pendidikan misalnya. Dengan nominal minimal 100 ribu, kita bisa menabung dengan cara dipotong langsung dari rekening kita, dan setelah dalam jangka waktu tertentu, paling cepat 1 tahun (kita bisa memilih jangka waktunya) tabungan tersebut akan dimasukkan rekening kita sejumlah tabungan kita selama jangka waktu 1 tahun tersebut, tanpa khawatir kita lupa untuk menabung.

Jumlah tabungan tersebut, setidaknya harus bisa meng-cover kegiatan bisnis kita selama minimal 3 – 6 bulan, atau paling tidak sampe dengan bisnis kita sudah menghasilkan sejumlah modal yang telah kita keluarkan, dan memberikan profit/keuntungan.

Hal ini dapat menjadi target usaha kita, sehingga kita memiliki semangat untuk mencapai target dengan sebaik – baiknya. Karena apabila target kita tidak tercapai maka kita harus mengeluarkan modal lagi untuk mensupport kegiatan usaha kita.

Alternatif Modal untuk memenuhi biaya usaha MLM yang lain juga masih ada beberapa, selain modal tetap utuh, biaya yang dibutuhkan juga tersedia, check this.

      2.       Penggunaan dan pembelanjaan modal yang efektif
Setelah kita memiliki modal, maka kita harus dapat membelanjakan modal tersebut sehingga efektif. Gunakan modal yag kita miliki untuk menghidupi bisnis MLM yang kita ikuti. Kewajiban kita dalam bisnis MLM ada 2, yaitu:
a.        Meningkatkan penjualan (kewajiban 1)
Sebagai seorang marketing wajib hukumnya untuk mencapai nilai penjualan sesuai target. Kalo saya target yang harus dicapai adalah 2 kali dari target penjualan minimal/poin minimal yang ditetapkan.

Tekankan untuk mencapai 2 kali, karena kebiasaan kita biasanya mencapai target minimal adalah target yang harus kita capai, padahal dengan mencapai 2 kali target minimal akan memaksimalkan usaha kita. Apabila kita sudah bisa mencapainya maka itulah kemampuan yang kita miliki pada saat ini, jikapun meleset dari target setidaknya kita sudah melampaui target minimal.

Tetapi jika target minimal adalah target kita, maka jika meleset... kita akan benar – benar tidak menghasilkan apa – apa, alias sia – sia.

CARA MENINGKATKAN PENJUALAN.
Untuk bisa mencapai penjualan yang semestinya, maka sebagai marketing kita harus meningkatkan pengetahuan mengenai produk yang kita jual, kemampuan dalam menjual, memperluas jangkauan kita dalam menginformasikan produk kita.

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang produk, baca informasi ttg produk, baik di katalog, aktif di forum, bertanya ke upline dan sebagainya. Untuk meningkatkan kemampuan menjual, ya tentunya aktif dalam pelatihan – pelatihan trus tidak takut mencoba untuk menjual dan menawarkan barang ke lingkungan sekitar, lingkungan rumah, kerja, teman – teman dan komunitas. Serta memperluas jangkauan pemasaran dengan cara memperluas cakupan penyebaran brosur, katalog produk yang kita miliki, dengan tidak lupa memberikan kartu nama.

Dalam sebuah diskusi, di milist pengembang properti yang membahas mengenai marketing, dari jika ada 1000 propeks, kemungkinan ada 10 calon yang mungkin akan membeli produk kita dan 1 yang merealisasikan pembeliannya. Sehingga, semakin banyak kita menyebarkan informasi produk kita, semakin banyak yang tau pasti ada yang akan berminat, dan salah satunya pasti akan membeli produk kita.

b.       Mengembangan jaringan dan support (kewajiban 2)
Untuk memaksimalkan potensi dari usaha MLM, kewajiban berikutnya adalah memaksimalkan modal kita untuk mengembagkan jaringan. Sinergi dengan usaha meningkatkan penjualan, kita dapat berusaha untuk mengembangkan jaringan. Dengan cara mengamati, dan mengajak orang yang kita anggap sesuai untuk menjadi partner kita.

Modal bisa kita gunakan untuk mengajak diskusi calon partnert kita, mengundang upline kita untuk membantu memberikan informasi. Yah minimal ngajak ke cafe agar diskusi lebih enak tentunya juga membutuhkan modal juga :D

      3.       Pemilihan dan Pembinaan Calon Downline
Mengembangkan jaringan merupakan kewajiban yang sangat menentukan juga. Apabila kita mendapatkan partner yang memiliki kesamaan visi, misi dan cara bertindak tentunya akan menjadi jaminan jaringan kita akan terus berkembang, serta mengefektifkan modal kita dalam meng-edukasi partner kerja kita.

Saya pernah mendapatkan downline dari upline saya, seseorang yang saya belum kenal dan belum pernah berkomunikasi. Awalnya saya senang, upline saya baik nih, mau support nyariin downline buat saya, namun setelah menjadi downline ternyata sangat susah untuk bisa se-visi, serta bertindak yang sama seperti saya. Akhirnya lama – lama lost kontak, dan kemudian menjadi downline yang pasive, jualan enggak, belanja enggak, dapat downline juga enggak... PASRAH!

Sehingga penting untuk menentukan downline yang sesuai. Menentukan, anda lah yang berhak dan wajib menentukan siapa partnert kerja anda.

Setelah menentukan siapa partner anda, tentunya yang se visi, misi dan mau bertindak sesuai dengan yang anda informasikan dan anda lakukan, maka berikutnya adalah bekerja sama dan membina. Sehingga anda dan partner anda benar – benar bekerja sama membangun jaringan, tidak hanya sekedar LO IKUT gue seneng, LO BANGKRUT emang gue pikirin... :D

      4.       Pengembangan Bisnis
Setelah mendapatkan partner kerja yang sesuai, memiliki jaringan yang berjalan dengan baik, dan income sudah sesuai yang diharapkan... WHAT’s NEXT??

Pastinya mengembangkan bisnis tersebut sampe dengan level yang tinggi, dengan terus mengembagkan jaringan sehingga perkembangannya akan semakin lama semakin cepat, kalo bisa downline2 kita yang jauh di bawah sana, bisa lebih cepat berkembang dari kita, karena didukung yang lebih berpengalaman seperti anda J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar