Ada alternatif untuk
mengatasai kebutuhan modal untuk menjalankan usaha MLM, yaitu agar dana pelaksanaan usaha kita masih dapat
kita support dan kita masih memiliki dana atau modal yang masih bisa kita
harapkan kembali, atau tetap utuh sampai dengan bisnis kita berjalan. Namun
modal yang harus kita siapkan akan lebih besar.
Kita dapat men-deposito-kan
atau dengan meng-investasikan uang tabungan. Jumlah yang kita deposito atau
investasikan harus dapat memberikan profit atau bunga sebesar kebutuhan kita
dalam menjalankan usaha tiap bulannya.
Sebagai contoh, kita
membutuhkan dana untuk menjalankan bisnis kita setiap bulan sebesar 1 juta
rupiah, maka jika bunga deposito adalah 2% per bulan maka kita harus
mendepositokan sebesar 50 juta rupiah J
Atau dapat mengikuti
investasi dengan profit yang lebih tinggi. Yang saya ketahui ada jenis investasi
HIGH RISK dengan profit sampe dengan 50% dalam satu bulan, namun saya
menyarankan agar mengambil yang lebih rendah, dengan pertimbangan bahwa resiko
akan berbanding lurus dengan hasil investasi. NO PAIN NO GAIN, bahasa kerennya.
Logikanya seperti ini,
siapapun pengelelo investasi, sejago apapun mereka adalah manusia. Apabila
targetnya terlalu tinggi bisa menambah beban pikiran dari sang pengelola,
apabila ada suatu masalah dalam kehidupannya apakah ada kegagalan usaha, maupun
urusan rumah tangga tentu akan mempengaruhi kinerjanya. Sehingga kemungkinan
untuk kehilangan fokus dalam menjalankan tugasnya akan semakin besar, dan
resikonya adalah kegagalan dalam menyerahkan profit sesuai dengan perjanjian,
atau bahkan tidak dapat mengembaikan modal yang kita investasikan.
Profit 20%-30% per bulan, menurut saya sudah
sangat bagus apabila kita berinvestasi. Dengan profit 20% kita membutuhkan dana
investasi 5 juta rupiah untuk mendapatan profit sebesar 1 juta rupiah per
bulan.
Saran saya yang lain, berhati-hati dan bijaksana
dalam hal berinvestasi, berinvestasilah di beberapa tempat,
dan berinvestasilah sesuai dengan kemampuan (jangan menggunakan dana
hutang/pinjaman untuk berinvestasi).
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar